- Sejarah Desa
Desa Jerowaru merupakan salah satu Desa di Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur dengan luas wilayah 16,73 km2. Dimana sejak lahirnya yaitu sekitar tahun 1920 hingga tahun 2014 dengan usia + 85 tahun telah banyak mengalami perubahan, baik secara fisik, sosial ekonomi, pendidikan dan kesehatan maupun secara kultural.
Dalam sejarahnya, Desa Jerowaru telah 11 (sebelas) kali mengalami pergantian pimpinan, Kepala Desa yang pertama adalah lalu Zainuddin ( 1920-1930 ), kemudian periode selanjutnya Mamiq Rumayat (1930-1938), kemudian periode selanjutnya adalah Haji Ramli (1938-1948), Mamiq Hartawang (1948-1960), Amaq Salman (1950-1965), Mamiq Hartawang (1965-1978), Mamiq Karniati (1978-2002), Haji Masdar Ali (2002-2007), Gede Maknun (2007 - 2015), Lalu Jupri Ikhsan (2015-2021), serta Muhammad Nashruddin (2021-sekarang). Desa Jerowaru terlahir sebelum masa Perang Kemerdekaan dengan melewati masa penjajahan Belanda dan Jepang, kemudian melewati masa G 30S/PKI. Dimana pada saat-saat itu banyak keterbelakangan yang dimiliki oleh masyakat.
Saat ini, masyarakat sudah mendapatkan akses terhadap teknologi dan informasi, pendidikan, kesehatan, sosial budaya dan pasar yang mengalami banyak peningkatan. Kondisi sarana dan prasarana wilayah juga mengalami perbaikan, meskipun masih ada sebagian yang belum tersentuh.
Perkembangan desa dari segi fisik terlihat dari semakin meningkatnya sarana dan prasarana. Pada sepanjang jalur jalan umum (jalan raya) semakin banyak berdiri bangunan-bangunan ruko yang menunjukkan bahwa masyarakat sudah berorientasi kepada perkembangan usaha ekonomi. Sarana dan prasarana fisik belum sepenuhnya berkondisi baik, hal ini disebabkan kurangnya anggaran yang disediakan.
Setelah dimekarkan menjadi Desa Pandan Wangi (2009) dan Desa Sepapan (2011), secara administratif Desa Jerowaru terbagi menjadi 21 (Dua Puluh Satu) wilayah Kekadusan, yaitu : Dusun Jerowaru Daye, Jerowaru Bat, Jerowaru Lauk, Montong Wasi, Jor, Tutuk, Telong-Elong, Poton Bako, Ratu, Otak Dese, Sekilat, Lingkok Loam, Jerowaru Bat Dua, Pelambik Timuk, Pelambik Daye, Badui, Tanak Nentung, Lendang Petak, Montong Wasi Daye, Seremongkot, dan Pengoros Luah.
Sebagian wilayah Desa Jerowaru merupakan daerah pesisir, yaitu Jor, Telong-Elong, Poton Bako dan Tutuk dimana salah satu sumber mata pencaharian masyarakat disamping sebagian besar sebagai besar di bidang pertanian dan perkebunan tembakau adalah dengan melaut (nelayan).
Secara perkembangan wilayah, Desa Jerowaru terbagi dalam beberapa kriteria perkembangannya yaitu :
1) Sektor Perikanan dan Kelautan terkosentrasi di wilayah Dusun Jor, Telong-Elong, Tutuk dan Poton Bako meliputi usaha Penangkapan Ikan, Keramba Udang, Bagang dan Usaha Pengolahan Hasil Laut seperti pembuatan Terasi Udang di Jor.
2) Sektor Pertanian, Agribisnis dan Peternakan sebagian besar terkosentrasi diwilayah Dusun Jerowaru Daye, Jerowaru Bat, Jerowaru Lauk serta Montong Wasi dan Ratu.
3) Sektor Perdagangan dan Industri Kecil dan Rumah Tangga terkosentrasi di wilayah Dusun Jerowaru Daye, Jerowaru Bat dan Jor. KLIK LINK DIBAWAH INI UNTUK MELANJUTKAN
https://drive.google.com/file/d/1qEGCQyibSYwd46B6ooXo7-cF5YP_ry6K/view?usp=drivesdkhttps://drive.google.com/file/d/1qEGCQyibSYwd46B6ooXo7-cF5YP_ry6K/view?usp=drivesdk