Jerowaru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan observasi ketiga di Dusun Jor, Desa Jerowaru, sebagai bagian dari kegiatan pendampingan dan pengenalan potensi industri rumah tangga yang berkembang di masyarakat. Pada kegiatan ini, mahasiswa secara langsung mengamati proses pembuatan terasi yang menjadi salah satu produk unggulan masyarakat pesisir Dusun Jor.
Observasi ketiga ini dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai tahapan produksi terasi, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengemasan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi para pelaku usaha dalam mempertahankan kualitas serta meningkatkan nilai jual produk terasi.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berinteraksi langsung dengan para pengrajin terasi yang selama ini menekuni usaha tersebut sebagai sumber mata pencaharian keluarga. Para pengrajin menjelaskan bahwa bahan baku utama terasi berasal dari udang rebon yang diperoleh dari hasil tangkapan nelayan setempat. Setelah melalui proses pencucian, udang kemudian dicampur dengan garam dan difermentasi selama beberapa waktu sebelum diolah lebih lanjut.
Mahasiswa juga berkesempatan menyaksikan tahapan penggilingan, pencetakan, hingga proses penjemuran yang memanfaatkan sinar matahari. Tahapan penjemuran menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kualitas terasi, karena berpengaruh terhadap tekstur, aroma, dan daya tahan produk. Setelah mencapai tingkat kekeringan yang sesuai, terasi kemudian dibentuk dan dipersiapkan untuk dipasarkan.
Melalui observasi ini, mahasiswa memperoleh berbagai informasi mengenai teknik produksi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Dusun Jor. Selain itu, ditemukan pula beberapa aspek yang berpotensi untuk dikembangkan, seperti inovasi kemasan, pelabelan produk, pemasaran digital, serta pengurusan legalitas usaha guna meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas.
Kegiatan observasi berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Para pelaku usaha terasi berharap adanya kolaborasi yang berkelanjutan antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam upaya mengembangkan industri rumah tangga yang menjadi salah satu identitas ekonomi Dusun Jor.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lapangan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan potensi lokal yang dimiliki Desa Jerowaru. Diharapkan hasil observasi ini dapat menjadi dasar bagi pelaksanaan program kerja selanjutnya yang berfokus pada pengembangan usaha terasi agar semakin produktif, berkualitas, dan mampu bersaing di berbagai tingkat pasar.